• Pertolongan Pertama Luka Terbuka

    Istirahatkan - Lindungi - Tutupi - Tinggikan

  • Manual Handling

    Aktivitas yang menggunakan tenaga

  • Pertolongan Pertama Mimisan

    Biasanya terjadi karena pecahnya pembuluh darah di dalam hidung

  • Pertolongan Pertama Orang Pingsan

    Kehilangan kesadaran sesaat karena berkurangnya aliran ke otak.

  • Merokok

    Teruskan atau Hentikan

  • Petolongan Pertama Serangan Jantung

    Terjadi karena adanya sumbatan pembuluh darah dari jantung.

  • Pertolongan Pertama Stroke

    Bisa  terjadi karena adanya sumbatan atau pecahnya pembuluh darah di otak

  • Pertolongan Pertama Tersedak

    Minta izin untuk melakukan pertolongan

  • Pertolongan Pertama Luka Memar dan Terkilir

    Istirahatkan - Tinggikan - Tekan - Kompres Es

ARTIKEL

Mengapa Medical Check Up Pra Kerja Penting?


Jika mendengar kata Medical Check Up mungkin yang akan terbayang adalah pemeriksaan kesehatan tahunan yang diperlukan untuk mendeteksi dini adanya gangguan kesehatan atau untuk memastikan bahwa kondisi kesehatan kita baik-baik saja. Tetapi ternyata ada Medical Check Up yang harus dilakukan sebelum seorang pekerja mulai bekerja di sebuah perusahaan atau tempat kerja lainnya yaitu Medical Check Up Pra Kerja.

Apa yang membedakan MCU Pra Kerja dan MCU tahunan ?

Sebenarnya sih sama saja caranya, yang membedakan adalah tujuannya. MCU tahunan pada pekerja bertujuan untuk mengetahui apakah ada gangguan kesehatan umum dan gangguan kesehatan yang disebabkan oleh pekerjaan yang dilakukannya. Sementara MCU Pra Kerja bertujuan untuk mengetahui apakah kondisi kesehatan seorang calon pekerja cocok dengan jenis pekerjaan yang akan dilakukannya. Misalkan pekerjaan yang akan dilakukan adalah quality control produk fashion, dimana pekerja harus bisa membedakan berbagai jenis warna, maka MCU Pra kerjanya harus memastikan bahwa calon pekerja tidak menderita buta warna. Contoh lainnya, pekerjaan sebagai teknisi konstruksi dimana pekerja akan naik ke tower-tower yang tinggi maka MCU Pra kerjanya harus memastikan bahwa calon pekerja tidak menderita gangguan keseimbangan, tensinya normal, tidak ada phobia ketinggian. Contoh lainnya, pekerjaan sebagai operator mesin yang bising, maka harus dipastikan terlebih dahulu fungsi pendengaran calon pekerja, apakah normal atau sudah ada gangguan pendengaran.

Intinya dengan MCU Pra Kerja kita ingin memastikan supaya kondisi kesehatan seorang calon pekerja tidak akan membahayakan dirinya sendiri dan orang lain setelah ybs mulai bekerja dan tidak menimbulkan kerugian bagi perusahaan.

Untuk mendapatkan informasi kondisi kesehatan pekerja yang sesuai dengan kondisi pekerjaan yang akan dilakukan maka pihak HRD harus bekerjsama dengan Dokter Perusahaan atau dokter partner  dengan memberikan info jenis pekerjaan yang akan dilakukan sehingga dokter bisa mendisain MCU yang jenis-jenis pemeriksaannya akan  disesuaikan dengan pekerjaan.

Secara umum item MCU Pra Kerja akan mengacu kepada kondisi kesehatan secara umum baru ditambahkan dengan item khusu yang dibutuhkan sesuai dengan jenis pekerjaan yang akan dilakukan.

Item umum :

  • Anamnesis dan pemeriksaan fisik oleh dokter
  • Rontgen thorax (dada) untuk mengetahui ada tidaknya infeksi di paru, di Indonesia umumnya TBC Paru. Ini penting karena sifat TB Paru yang menular melalui udara sehingga harus dipastikan apakah status TB parunya infeksius atau tidak. Jika infeksius harus ditunda dulu selama 2-4 minggu, ybs minum obat anti TB, setelah itu bisa bekerja sambil melanjutkan pengobatan selama 6 bulan.
  • Laboratorium darah : Darah Rutin,gula darah, profil lipid, fungsi hati, dll. untuk mengetahui ada tidak anemia, diabetes, gangguan fungsi hati, dll.
  • Laboratorium urine : Urine rutin untuk mengetahui ada infeksi saluran kemih, kemungkinan batu disaluran kemih, dll.

 Item khusus :

  • Audiometri untuk mengetahui fungsi pendengaran
  • Spirometri untuk mengetahui kapasitas dan fungsi paru
  • EKG untuk mengetahui fungsi jantung, diperlukan jika calon pekerja berusia lebih dari 35 th. 
      Calon pekerja yang kondisi kesehatannya sesuai dengan jenis pekerjaan yang akan dilakukan memberikan kontribusi yang lebih optimal bagi tempat kerjanya. Sehingga sangat penting dilakukan MCU Pra Kerja.